BP3K Kecamatan Suliki, Kabupaten 50 Kota
Susiani dan 187 rekan yang direkrut pada Angkatan I merupakan tenaga relawan yang memberikan penyuluhan pertanian kepada para petani dan keluarga tani demi tujuan meningkatan SDM Petani sesuai dengan program Pusat Farme Managed Agriculture (FMA) yang dibiayai oleh Bank Dunia. Demikian dikatakan Susiani, Selasa (1/2) di Kantor Penyuluhan Pertanian. Setiap nagari mendapatkan bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp.20 juta per tahun selama 4 tahun. Para penyuluh pertanian memberikan penyuluhan membuat pembibitan pada tanaman yang cocok di masing-masing area nagari; membuat Kanefo ubi; minyak VCO; sampai pembuatan pupuk organik. Selama pelatihan diharapkan dapat membangun kemandirian petani dan ibu tani yang ada.
Pembuatan Juice dari buah manggis
Kecamatan Bukit Barisan merupakan kecamatan yang sulit dicapai oleh kendaraan umum di Kabupaten Limapuluh Kota. Karena medannya yang berat, maka para penyuluh pertanian melakukan rotasi tugas yang saling bahu membahu dalam memberikan penyuluhan.
Mengemas juice manggis kedalam botol packing yang dapat bertahan 6 bulan dan mutunya terus ditingkatkan sesuai standard BPOM
di tingkat lokal yang partisipatif dengan basis yang luas pada tingkat akar rumput.
• Tiga komponen utama pada program ini: (1) pendirian Balai Penelitian Pertanian Naibonat (BPTP) untuk
mengadakan penelitian dan pengkajian penerapan teknologi yang berbasis sumber daya, keikutsertaan petani,
dan kekhususan lokal dengan penekanan pada perencanaan, manajemen dan pengambilan keputusan yang
terdesentralisasi; (2) pembangunan wilayah berbasis pertanian, termasuk intensifikasi pertanian sebagai sistem
produksi pertanian di dalam jaringan irigasi di pedesaan, uji coba teknologi perbaikan tanaman daerah kering
/ peternakan hewan, distribusi hewan ternak secara kredit, pengembangan tanaman makanan ternak sapi/kuda,
vaksinasi ternak unggas, intensifikasi bercocok tanam di halaman rumah, sarana jalan menuju ke peternakan,
dan inisiatif masyarakat setempat; dan (3) penguatan pelayanan-pelayanan pendukung pertanian dan administrasi proyek pada tingkat propinsi, kabupaten, dan kecamatan melalui rehabilitasi dan peningkatan fasilitas-fasilitas untuk pelayanan pertanian, pelatihan staf, lokakarya, seminar-seminar, dan bantuan teknis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar